Bagi keluarga berdarah Tionghoa, pernikahan merupakan penyatuan dua kutub energi (Yin dan Yang) serta penyelarasan lima elemen alam (Wuxing). Menentukan tanggal pernikahan tidak bisa dilakukan sembarangan di kalender masehi, melainkan harus dikonsultasikan melalui kitab almanak kuno Tong Shu (Tung Shing / 通书).
Tujuannya adalah memastikan tanggal pesta pernikahan bebas dari energi bentrok (Ciong / Clash), membawa kelimpahan rezeki (Fu), keharmonisan cinta (Lu), dan keturunan yang sehat (Shou).
Berikut panduan praktis memahami cara memilih hari baik menikah menurut tradisi Tionghoa dan fengshui!
1. Aturan Dasar Memilih Tanggal Pernikahan Menurut Tong Shu
Dalam pembacaan almanak Tong Shu, terdapat 3 prinsip utama yang diperhatikan:
A. Cocokkan dengan Shio Pasangan & Kedua Orang Tua
Hari pernikahan tidak boleh bertentangan atau mengalami Ciong dengan shio mempelai pria, mempelai wanita, maupun shio kedua pasang orang tua.
- Contoh: Jika salah satu mempelai bershio Kuda, maka hari yang memiliki energi Tikus (musuh alami Kuda) wajib dihindari.
B. Utamakan Hari Kelahiran Mempelai Wanita
Dalam pepatah pernikahan kuno Tionghoa:
"Tahun pernikahan ditentukan oleh pria, namun bulan dan hari pernikahan ditentukan oleh wanita."
Tanggal pernikahan diprioritaskan selaras dengan tanggal lahir dan elemen keberuntungan mempelai wanita (BaZi).
C. Hindari Bulan ke-7 Imlek (Bulan Hantu / Ghost Month)
Bulan ke-7 penanggalan lunar Imlek dipercaya sebagai saat dibukanya gerbang alam baka (Hungry Ghost Festival). Pada bulan ini, masyarakat Tionghoa pantang menggelar perayaan sukacita seperti pernikahan, pembukaan bisnis, maupun pindah rumah.
2. Memilih Jam Keberuntungan (*Auspicious Hours*)
Tidak hanya tanggal, jam pelaksanaan prosesi adat juga dihitung berdasarkan 12 cabang bumi (Shi Chen):
| Prosesi Adat | Rentang Jam Umum | Filosofi |
|---|---|---|
| Pemberkatan / Penjemputan Pengantin | 07.00 – 09.00 (Jam Naga / Chen) | Waktu naga melambangkan kepemimpinan, wibawa, dan keberanian. |
| Tea Ceremony (Pai Cia / Teh Bakti) | 09.00 – 11.00 (Jam Ular / Si) | Mengalirkan rasa hormat dan kasih sayang kepada generasi yang lebih tua. |
| Jam Masuk Kamar Pengantin Baru | Dihitung spesifik sesuai BaZi | Menjaga keharmonisan ranjang dan kesuburan keturunan. |
3. Simbolisme Angka Hoki dalam Tradisi Tionghoa
- Angka 8 (Ba / 八): Pelafalannya sangat mirip dengan Fa (发) yang berarti menjadi kaya, sukses, dan berkelimpahan.
- Angka 9 (Jiu / 九): Identik dengan kata Jiu (久) yang berarti keabadian, langgeng, dan cinta sejati selamanya.
- Hindari Angka 4 (Si / 四): Berbunyi sama dengan kata kematian (Si / 死).
4. Nuansa Chinese Wedding Modern di Give Luve
Untuk melengkapi kemegahan pernikahan bernuansa Tionghoa, Give Luve menghadirkan tema eksklusif:
- Ornamen Shuang Xi (双喜 - Double Happiness): Simbol emas kebahagiaan ganda terpampang anggun di amplop pembuka.
- Hongbao Digital Modal: Tamu yang berhalangan hadir dapat mengirimkan angpao pernikahan via QRIS langsung ke rekening kedua mempelai dengan 0% potongan komisi.
- RSVP Multi-Sesi: Mengatur tamu khusus prosesi Tea Ceremony keluarga inti terpisah dengan tamu resepsi malam hari.



